SELEKSI BEASISWA SANTRI KE TURKI
Kepada panitia saya berpesan setidaknya
seleksi ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya komitmen kita untuk
melaksanakan seleksi ini adalah untuk mendapatkan bibit yang terbaik dan
anak-anak kita ini akan mudah mengikuti pendidikan di Turki dan kembali ke
Indonesia dengan ilmu dan pengetahuan bertaraf internasional dan memberikan
kontribusi bagi pembangunan daerah kita Sumatera Utara yang kita cintai ini
Indonesia secara umum insyaallah, kata Abd. Rahim.
Sebelumnya Panitia Penyelenggara melaporkan tes
tetulis dan wawancara Seleksi Beasiswa Santri Ke Turki ini dilaksanakan di 17
Provinsi se-Indonesia yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Riau, Kepualauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta,
Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yoyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan
Barat, dan Kalimantan Selatan.
Adapun
materi yang diujikan meliputi Keagamaan Islam (Akidah, Fiqh), Bahasa Arab
(Nahwu, Sharaf), dan Kepesantrenan. Sedangkan materi wawancara meliputi bacaan dan tahfiz Al-Qur’an, pemahaman
keagamaan, dan Kepesantrenan.
Seleksi di Prov. Sumatera Utara diikuti oleh 18
orang peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten/Kota,
yaitu: Khalilur Rohman (PP. Al-Bi’tsatil Islamiyah), Ahmad Rifqi Darmawan (PP.
Modern Muhammadiyah Kuala Madu, Kab. Langkat), M. Handoko dan Muhammad Darun
Nafis (PP. Modern Al-Mukhlisin, Kab. Deli Serdang), Haikal Iskandar, M. Rifa’i,
M. Taufiqurrahman, M. Ilham Nabawi, Muttaqin Al-Zamzami, Sugi Hamdani Siregar,
Rizki Adde Syahputra, M. Husin, Hafsari Amalia, Amna Warni, Nur Fadhilah, Sri
Rahayu, Fatmawati Sitepu, Winda Intan Ariani (PP. Modern Darul Hikmah – TPI,
Kota Medan). (AS).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar