Laman

Senin, 17 September 2012

HALAL BI HALAL KEMENAG KOTA MEDAN


Halal Bil Halal Kemenag Kota Medan
NIKMATNYA IBADAH INDAHNYA KERUKUNAN


Humas Kemenag Medan (Senin, 3/9).
Selama bulan Syawal tradisi Halal Bil Halal tidak luput dari perhatian umat Islam Indonesia, baik secara pribadi berupa acara open house, maupun secara organisasi dan instansi yang dikemas dengan acara Halal Bil Halal sekaligus Tepung Tawar calon jamaah haji. Momen Halal Bil Halal dijadikan sarana untuk memperat hubungan tali silaturrahim antar tetangga, rekan kerja, rekanan, pimpinan maupun bawahan dan lain-lain.
Berangkat dari tema “Nikmatnya Ibadah Indahnya Kerukunan, Dengan Semangat Ramadhan & Idul Fitri 1433 H / 2012 M Kita Kokohkan Persaudaraan”, Kantor Kementerian Agama Kota Medan menyelenggarakan acara Halal Bil Halal dan Tepaung Tawar Haji 1433 H / 2012 M pada hari Senin, tanggal 3 September 2012 di Jl. Sei Batu Gingging No. 12 Medan. Tampak hadir pada acara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera Utara Drs. H. Abd. Rahim, M. Hum, Ketua MUI Kota Medan Prof. Dr. H. Moh. Hatta, MA., mewakili Wali Kota Medan Kabag Agama dan Pendidikan Setda Kota Medan Drs. H. Suaidi, Kapolresta Medan, Dandim 0201 BS, dan mewakili Rektor IAIN-SU Medan Dekan Fak. Dakwah IAIN-SU Medan Drs. H. Sahdin Hasibuan, MA. Secara khidmat acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Nasional Awaluddin, S.Sos.I. (staf KUA Kec. Medan Belawan), taushiah oleh al-Ustaz Hasbi al-Mawardi Lubis, S.Ag., dan ditutup dengan doa oleh Drs. H. Efendi Rambe (Kepala KUA Kec. Medan Labuhan).
Wali Kota Medan menghimbau kepada seluruh yang berhadir agar memaknai halal bil halal ini dengan niat tulus dan ikhlas membuka hati selebar-lebarnya dan menyebarkan maaf untuk kelangsungan hubungan yang semakin hari semakin membaik.
Wali Kota Medan mengatakan interaksi antara keluarga besar Kementerian Agama Kota Medan dengan Pemerintah Kota Medan selama ini dinilai sudah sangat baik. “Berbagai kerjasama terjalin dalam upaya memompa pergerakan pembangunan di kota yang kita cintai ini,” tandasnya.
Untuk itu, kata Wali Kota, mari bersama-sama kita wujudkan Kota Medan yang berdaya saing, nyaman, peduli, dan sejahtera. Menjadikan Kota Medan bukan hanya metropolitan di bidang pembangunan fisik tapi juga non fisik seperti mental, moral serta pemikiran yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan agama.   
Di dalam kata sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera Utara Drs.H. Abd. Rahim, M.Hum mengatakan pada tanggal 20 September 2012 jamaah haji Sumatera Utara sudah masuk asrama haji. “Pada tanggal 20 kita telah menerima jamaah haji di Sumatera Utara untuk masuk di asrama haji, harapan saya asrama haji adalah milik kita semua mari kita jaga syi’ar asrama haji,” kata Abd. Rahim.
Asrama haji nantinya akan dipakai Kementerian Agama Kota Medan untuk melakukan kegiatan manasik haji, mari kita jaga lingkungan asrama haji ini menjadi lingkungan yang asri, karena asrama haji adalah milik masyarakat Sumatera Utara dan  juga masyarakat Kota Medan yang dibanggakan.
“Harapan saya jadikanlah asrama haji menjadi suatu tempat bagi seluruh umat kita memberikan peningkatan kualitas masyarakat yang ada di Sumatera Utara,” tandas Abd. Rahim.
Kepala Kantor Kementerian Kota Medan, H. Iwan Zulhami, SH., M.AP, mengatakan selama bulan suci Ramadan kerukunna intern dan antar umat beragama di Kota Medan terjamin kekondusifannya, sehingga umat Islam selama bulan Ramadan itu dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.
Ia juga mengatakan jamaah haji Kota Medan pada tahun ini menjadi jamaah haji kloter pertama. “Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Medan yang telah memberikan prioritas kepada jamaah haji Kota Medan sebagai jamaah haji kloter pertama tahun ini.”  
Sejalan dengan kebijakan Wali Kota Medan yang akan menyediakan konsumsi dan transportasi bagi jamaah haji Kota Medan 1433 H selama 22 hari di Mekkah Kepala Kantor Kementerian Agama berharap agar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera dapat memfasilitasi dan memberikan kemudahan agar jamaah haji Kota Medan tidak terpisah-pisah. “Demikian juga harapan kami, jamaah haji Kota Medan yang berjumlah 2700 jamaah kiranya tidak terpisah atau tidak tergabung dengan jamaah-jamaah haji dari kab/kota lain. Ini tentunya sejalan dengan kebijakan Bapak Wali Kota Medan yang memberikan konsumsi dan transportasi selama di Mekkah kurang lebih 22 hari sehingga memudahkan dalam distribusi,” kata Iwan Zulhami.
Ini tentu kami sadari bahwa tugas ini tidak gampang terutama untuk Bapak Ka. Kanwil, sambung Iwan Zulhami, tetapi kami juga menyadari bahwa bila kita semua sepakat dan insyaallah Kota Medan sudah melakukan pembagian-pembagian antara pimpinan KABIH se-Kota Medan dan al-hamdulillah nanti akan dilakukan qur’ah untuk Kota Medan menentukan dari tujuh atau enam kloter Kota Medan siapa yang berhak untuk mendapatkan kloter satu. Demikian juga nanti kami menunggu dari bapak kakanwil untuk pembagian kloter jamaah haji untuk embarkasi Polonia Medan untuk wilayah Sumatera Utara.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov, Sumatera Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada 6 pejabat Kantor Kementerian Agama Kota Medan sebagai petugas haji embarkasi Polonia Medan tahun 1433 H,  “al-hamdulillah tahun ini dari pejabat  lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Medan ada 6 orang yang lulus seleksi sebagai petugas haji dan menyertai jamaah embarkasi polonia medan tahun1433 H ini,” kata Iwan.
Mengenai penutupan yang pasti jamaah haji embarkasi jamaah Kota Medan masih ditunggu sampai dengan tanggal 7 Sepetember 2012 dan waiting list haji untuk Sumatera Utara tahun ini berdasarkan informasi terkahir sudah mencapai tahun 2021.
Atas nama pribadi, keluarga, kepala kantor kementerian agama sekali lagi saya mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin bila selama ini kami yakin dan percaya lebih banyak memiliki kesalahan, kekurangan dan kekhilafan sebagai manusia kami mohon dapat dimaafkan dan mohon doakan juga kami kiranya kami nanti dapat melakasanakan tugas, mengemban tugas sebagai petugas haji embarkasi Polonia Medan khusus Kota Medan 1433 H ini dan dapat kembali nanti dengan selamat dan mudahan-mudahan kita semua juga jamaah haji Kota Medan khususnya , jamah haji embarkasi Polonia Medan umumnya dapat melaksanakan tugas dapat melaksanakan ibadah haji dan memperoleh haji/ hajjah yang mabrur dan mabrurah.
Sehubungan dengan kerukunan intern dan antar umat beragama Ketua MUI Kota Medan Prof. Dr. H. Moh. Hatta, MA. menyampaikan kita harus waspada terhadap propokator-propokator yang ingin merusak keharmonisan umat beragama di tengah-tengah Kota Medan jadi perlu ketahanan pemahaman kerukunan, “Nah inilah kondisi kita dimana  pada suatu saat kita berusaha untuk sesuatu melakukan yang terbaik ternyata ada propokator  di samping kita,”  katanya.
Sebelumnya ketua panitia Negara Pohan, SE melaporkan undangan tidak saja bagi keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Medan, tetapi juga disampaikan kepada unsur Muspida Plus dan Instansi terkait Pemerintah Kota Medan.(AS).